Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator kesehatan & kebugaran

Hitung BMI, kalori harian, berat badan ideal, sampai kebutuhan air minum dengan acuan Kemenkes & WHO. Gratis, tanpa perlu daftar.

Bersumber dari data resmi:KemenkesWHO

Kalkulator Kesehatan

Panduan Kesehatan

Tentang Kesehatan

Kalkulator untuk memantau kesehatan dan kebugaran

Kategori ini mengumpulkan alat hitung untuk memantau kondisi tubuh dan merencanakan gaya hidup sehat, dari indeks massa tubuh sampai kebutuhan kalori dan air harian. Semuanya memakai acuan Kementerian Kesehatan dan WHO agar hasilnya bisa dijadikan gambaran awal, bukan tebakan.

Perlu ditegaskan, semua alat di sini bersifat bantu hitung dan bukan pengganti pemeriksaan tenaga kesehatan. Angka seperti BMI atau kebutuhan kalori adalah perkiraan yang berguna untuk menetapkan target, sedangkan diagnosis tetap memerlukan penilaian medis.

Tabel klasifikasi BMI (Indeks Massa Tubuh)

BMI dihitung dari berat badan dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter. Kementerian Kesehatan memakai ambang berikut untuk dewasa Indonesia, yang sedikit berbeda dari ambang internasional karena karakteristik tubuh populasi Asia.

Klasifikasi IMT dewasa menurut Kemenkes.
KategoriRentang BMI (kg/m2)
Kurus (kekurangan berat tingkat berat)kurang dari 17,0
Kurus (kekurangan berat tingkat ringan)17,0 sampai 18,4
Normal18,5 sampai 25,0
Gemuk (kelebihan berat tingkat ringan)25,1 sampai 27,0
Obesitaslebih dari 27,0

Lingkar pinggang dan risiko obesitas sentral

Selain BMI, lingkar pinggang menandakan risiko obesitas sentral yang terkait penyakit metabolik. Ambang yang umum dipakai untuk populasi Asia adalah lebih dari 90 cm pada pria dan lebih dari 80 cm pada wanita. Bila melewati ambang ini, sebaiknya konsultasikan pola makan dan aktivitas dengan tenaga kesehatan.

Pertanyaan umum

Apakah kalkulator kesehatan ini bisa dipakai untuk diagnosis?
Tidak. Semua alat di kategori ini adalah bantu hitung untuk gambaran awal, bukan alat diagnosis. Hasil seperti BMI, kalori, atau kebutuhan air adalah perkiraan. Untuk penilaian kondisi kesehatan, konsultasikan ke dokter atau tenaga kesehatan.
Kenapa ambang BMI Kemenkes berbeda dari internasional?
Kementerian Kesehatan memakai ambang yang disesuaikan dengan karakteristik tubuh populasi Indonesia dan Asia, sehingga batas kategori gemuk dan obesitas lebih rendah dibanding standar WHO global. Karena itu, pakailah klasifikasi Kemenkes untuk konteks Indonesia.
Apa beda BMI dan kebutuhan kalori harian?
BMI menilai proporsi berat terhadap tinggi badan untuk melihat status gizi, sedangkan kebutuhan kalori (TDEE) memperkirakan energi yang dibutuhkan tubuh per hari sesuai metabolisme basal dan aktivitas. Keduanya saling melengkapi untuk merencanakan target berat badan.

Jelajahi kategori lain

Butuh kalkulator lain?

Jelajahi seluruh koleksi kalkulator kami dalam satu halaman, gratis dan transparan.

Semua kalkulator