Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator BMI: Cek Indeks Massa Tubuh & Berat Ideal

Kalkulator ini menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI) dari berat dibagi kuadrat tinggi badan. Hasilnya kategori (kurus, normal, gemuk, obesitas) menurut ambang Kemenkes P2PTM, plus rentang berat badan normal untuk tinggi Anda. Contoh: berat 70 kg dan tinggi 170 cm menghasilkan IMT 24,2 yang tergolong normal.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan berat badan Anda dalam kilogram.
  2. Masukkan tinggi badan dalam sentimeter.
  3. Lihat nilai IMT dan kategorinya di panel hasil.
  4. Bandingkan dengan rentang berat badan normal untuk tinggi Anda.

Cara menghitung

Indeks Massa Tubuh membandingkan berat badan dengan tinggi badan untuk memperkirakan apakah berat tergolong kurang, normal, atau berlebih. Rumusnya berat dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi dalam meter. Ambang kategori mengikuti tabel Kemenkes P2PTM untuk dewasa Indonesia.

IMT = berat (kg) ÷ tinggi (m)² · Kurus < 18,5 · Normal 18,5 sampai 25,0 · Gemuk 25,1 sampai 27,0 · Obesitas > 27,0
  • Berat = berat badan dalam kilogram (kg)
  • Tinggi (m)² = tinggi badan dalam meter, dikuadratkan
  • IMT = indeks massa tubuh (kg/m²)

Contoh: berat 70 kg, tinggi 170 cm

Tinggi 170 cm sama dengan 1,7 m. IMT = 70 ÷ (1,7 × 1,7) = 70 ÷ 2,89 = 24,2. Nilai ini berada di rentang 18,5 sampai 25,0, sehingga tergolong berat badan normal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Menurut ambang Kemenkes P2PTM untuk dewasa Indonesia, IMT normal berada di rentang 18,5 sampai 25,0. Di bawah 18,5 tergolong kurus, 25,1 sampai 27,0 tergolong gemuk, dan di atas 27,0 tergolong obesitas.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.