Kalkulator Rasio Pinggang-Panggul: Cek Risiko Kesehatan
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh M Yudha Kurniawan, A.Md.T.
Kalkulator ini menghitung rasio lingkar pinggang dibagi lingkar panggul (Waist-Hip Ratio). Rasio tinggi menandakan lemak menumpuk di perut yang lebih berisiko. Ambang WHO: pria berisiko tinggi di atas 0,90 dan wanita di atas 0,85. Contoh: pinggang 85 cm dan panggul 100 cm menghasilkan rasio 0,85.
Cara menggunakan
- Pilih jenis kelamin.
- Ukur lingkar pinggang di bagian tersempit dan masukkan nilainya.
- Ukur lingkar panggul di bagian terlebar dan masukkan nilainya.
- Lihat rasio dan kategori risiko di panel hasil.
Cara menghitung
Rasio pinggang-panggul (WHR) menilai sebaran lemak tubuh. Lemak yang menumpuk di sekitar perut lebih berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan diabetes dibanding lemak di panggul. Rasio dihitung dari lingkar pinggang dibagi lingkar panggul, lalu dibandingkan dengan ambang WHO.
Lihat rumus dan keterangan simbol
WHR = lingkar pinggang ÷ lingkar panggul · Pria: rendah < 0,90, tinggi ≥ 1,00 · Wanita: rendah < 0,80, tinggi ≥ 0,85- Lingkar pinggang = keliling pinggang di bagian tersempit (cm)
- Lingkar panggul = keliling panggul di bagian terlebar (cm)
- WHR = rasio pinggang terhadap panggul
Contoh: pria pinggang 85 cm, panggul 100 cm
WHR = 85 ÷ 100 = 0,85. Untuk pria, nilai di bawah 0,90 tergolong risiko rendah. Jika rasio mencapai 1,00 atau lebih, risikonya tinggi dan sebaiknya diperhatikan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Ambang rasio pinggang-panggul, WHO (waist circumference and waist-hip ratio)
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

M Yudha Kurniawan, A.Md.T., adalah Ahli Madya Teknik Elektromedis yang meninjau kalkulator kesehatan di KalkuPintar.
Ia memastikan rumus dan acuan fisiologis (seperti denyut jantung, BMI, BMR, dan kebutuhan gizi) sesuai standar kesehatan yang berlaku.