Kalkulator GFR: Estimasi Fungsi Ginjal (eGFR)
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh M Yudha Kurniawan, A.Md.T.
Kalkulator ini memperkirakan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dari kreatinin serum, umur, dan jenis kelamin memakai persamaan CKD-EPI 2021, lalu mengklasifikasikan stadium penyakit ginjal kronis dari G1 sampai G5. Ini alat bantu, bukan diagnosis, dan tidak valid untuk kehamilan atau anak-anak.
Cara menggunakan
- Masukkan nilai kreatinin serum dari hasil lab (mg/dL atau µmol/L).
- Isi umur dan pilih jenis kelamin.
- Baca nilai eGFR dan stadium CKD (G1 sampai G5).
- Perhatikan catatan bahwa G1 atau G2 belum tentu berarti penyakit ginjal.
- Konsultasikan hasil ke tenaga kesehatan untuk interpretasi lengkap.
Cara menghitung
eGFR dihitung dengan persamaan CKD-EPI 2021 (tanpa faktor ras) yang memakai kreatinin serum, umur, dan jenis kelamin. Konstanta k dan a berbeda antara laki-laki dan perempuan. Hasilnya dikelompokkan ke stadium CKD menurut KDIGO.
Lihat rumus dan keterangan simbol
eGFR = 142 x min(Scr/k, 1)^a x max(Scr/k, 1)^-1.200 x 0.9938^umur x (1.012 bila perempuan)- Scr = kreatinin serum dalam mg/dL
- k = 0,7 (perempuan) atau 0,9 (laki-laki)
- a = -0,241 (perempuan) atau -0,302 (laki-laki)
Contoh: laki-laki 60 tahun, kreatinin 1,2
Laki-laki 60 tahun dengan kreatinin 1,2 mg/dL menghasilkan eGFR sekitar 69 mL/min/1.73 m2, yang masuk stadium G2 (penurunan ringan).
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Inker LA et al., New England Journal of Medicine 2021 (persamaan CKD-EPI 2021)
- KDIGO Clinical Practice Guideline for CKD (staging)
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

M Yudha Kurniawan, A.Md.T., adalah Ahli Madya Teknik Elektromedis yang meninjau kalkulator kesehatan di KalkuPintar.
Ia memastikan rumus dan acuan fisiologis (seperti denyut jantung, BMI, BMR, dan kebutuhan gizi) sesuai standar kesehatan yang berlaku.