Kalkulator Denyut Jantung Maksimal: MHR & Zona Latihan
Kalkulator ini menghitung denyut jantung maksimal (MHR) dari usia memakai rumus 220 dikurangi usia, lalu membaginya menjadi lima zona latihan berdasarkan persentase MHR. Contoh: usia 30 tahun memiliki MHR 190 bpm, dengan zona bakar lemak sekitar 114 sampai 133 bpm.
Cara menggunakan
- Masukkan usia Anda dalam tahun.
- Lihat denyut jantung maksimal (MHR) di panel hasil.
- Perhatikan rentang bpm untuk tiap zona latihan.
- Pilih zona sesuai tujuan: bakar lemak, daya tahan, atau intensitas tinggi.
Cara menghitung
Denyut jantung maksimal (MHR) adalah perkiraan detak jantung tertinggi yang aman saat berolahraga maksimal. Rumus Fox yang umum dipakai adalah 220 dikurangi usia. Zona latihan dihitung sebagai persentase dari MHR untuk memandu intensitas.
MHR = 220 − usia · Zona 1 pemanasan 50 sampai 60% · Zona 2 bakar lemak 60 sampai 70% · Zona 3 aerobik 70 sampai 80% · Zona 4 anaerobik 80 sampai 90% · Zona 5 maksimal 90 sampai 100%- MHR = denyut jantung maksimal (beats per minute)
- Zona 2 sampai 3 = 60 sampai 80% MHR, bakar lemak dan daya tahan
- Zona 4 sampai 5 = 80 sampai 100% MHR, intensitas tinggi
Contoh: usia 30 tahun
MHR = 220 − 30 = 190 bpm. Zona bakar lemak (60 sampai 70%) = 114 sampai 133 bpm. Zona aerobik (70 sampai 80%) = 133 sampai 152 bpm. Zona maksimal (90 sampai 100%) = 171 sampai 190 bpm.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Rumus denyut jantung maksimal Fox (220 minus usia) dan zona latihan kardio
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.