Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator Bisnis & Utilitas

Alat bantu hitung untuk usaha kecil dan kebutuhan sehari-hari, dari harga jual, HPP, dan BEP untuk UMKM sampai diskon, split bill, dan ongkir. Praktis dan langsung memberi hasil.

Tentang Bisnis & Utilitas

Kalkulator untuk kebutuhan hitung sehari-hari

Kategori ini mengumpulkan alat hitung praktis yang sering dipakai dalam keseharian, mulai dari urusan belanja sampai usaha kecil. Semuanya dibuat sederhana, langsung memberi hasil, dan bisa dipakai gratis tanpa perlu mendaftar.

Untuk urusan belanja, ada kalkulator diskon dan diskon bertingkat yang menghitung harga akhir dengan benar, termasuk memahami bahwa diskon 50 persen ditambah 20 persen bukan berarti potongan 70 persen. Kalkulator persen membantu menghitung persentase, kenaikan, dan penurunan dengan cepat.

Untuk kebutuhan bersama, kalkulator split bill membagi tagihan makan atau patungan secara adil, termasuk membagi pajak dan biaya layanan. Sementara kalkulator ongkir berat volumetrik berguna saat mengirim paket, karena jasa ekspedisi menagih berdasarkan berat yang lebih besar antara berat asli dan berat volume.

Alat bantu untuk usaha dan UMKM

Bagi pelaku usaha kecil, kategori ini juga menyediakan kalkulator penetapan harga dan analisis usaha. Kalkulator harga jual membantu menentukan harga dari modal dengan margin yang benar, sedangkan kalkulator HPP menghitung harga pokok produksi sebagai dasar penetapan harga.

Kalkulator BEP menunjukkan titik impas, yaitu jumlah penjualan yang harus dicapai sebelum usaha mulai untung, dan kalkulator ROI usaha mengukur tingkat pengembalian modal. Ketiganya membantu pengambilan keputusan usaha agar lebih terukur, bukan sekadar perkiraan.

Pertanyaan umum

Apakah semua kalkulator di kategori ini gratis?
Ya. Seluruh kalkulator utilitas di KalkuPintar dapat dipakai gratis, langsung di browser, tanpa perlu memasang aplikasi atau mendaftar akun.
Apa beda kalkulator harga jual, HPP, dan BEP?
HPP menghitung harga pokok produksi (modal per produk), harga jual menentukan harga dari modal dengan margin yang diinginkan, dan BEP menghitung jumlah penjualan yang harus dicapai agar usaha mencapai titik impas. Ketiganya saling melengkapi untuk usaha.
Bagaimana cara menghitung diskon bertingkat?
Diskon bertingkat dihitung berurutan, bukan dijumlahkan. Diskon kedua diterapkan pada harga setelah diskon pertama. Contoh, 50 persen lalu 20 persen menghasilkan total potongan nyata 60 persen, bukan 70 persen.

Kategori lain

Butuh kalkulator lain?

Lihat seluruh koleksi kalkulator keuangan kami dalam satu halaman.

Semua kalkulator