Kalkulator Deposito: Hitung Bunga Bersih & Pajak 2026
Bunga deposito dihitung dari pokok dikali suku bunga dikali lama tenor, lalu dipotong pajak final 20% (untuk pokok di atas Rp7,5 juta). Contoh: deposito Rp100 juta, bunga 4% per tahun, tenor 12 bulan, menghasilkan bunga bersih sekitar Rp3,2 juta setelah pajak. Isi angka Anda di bawah untuk melihat simulasi lengkapnya.
Cara menggunakan
- Masukkan jumlah pokok deposito yang ingin Anda tempatkan.
- Isi suku bunga per tahun sesuai penawaran bank. Bandingkan dengan bunga penjaminan LPS.
- Pilih tenor atau jangka waktu dalam bulan.
- Lihat bunga bersih setelah pajak dan total dana saat jatuh tempo, langsung.
- Bagikan hasil atau cetak PDF untuk membandingkan penawaran bank.
Cara menghitung
Bunga deposito memakai bunga sederhana (bukan majemuk) selama tenor, lalu dipotong pajak final. Rumusnya:
Bunga bersih = P × r × (bulan / 12) × (1 − pajak)- P = pokok deposito
- r = suku bunga per tahun
- bulan / 12 = porsi tenor terhadap satu tahun
- pajak = PPh final 20% jika pokok di atas Rp7,5 juta
Contoh perhitungan
Deposito Rp100.000.000, bunga 4% per tahun, tenor 12 bulan. Bunga kotornya Rp4.000.000. Setelah dipotong pajak final 20% (Rp800.000), bunga bersihnya Rp3.200.000, sehingga dana saat jatuh tempo menjadi Rp103.200.000.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tingkat bunga penjaminan
- Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.