Kalkulator Dana Darurat: Berapa Idealnya untuk Anda
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Artedy Tanto, S.E.
Dana darurat ideal umumnya setara 3 sampai 12 bulan pengeluaran, tergantung tanggungan dan kestabilan penghasilan Anda. Untuk pengeluaran Rp5 juta per bulan dengan target 6 bulan, Anda perlu menyiapkan Rp30 juta. Isi angka Anda di bawah untuk melihat target, kekurangan, dan perkiraan lama menabungnya.
Cara menggunakan
- Isi total pengeluaran wajib Anda dalam sebulan.
- Pilih target jumlah bulan sesuai kondisi Anda (semakin banyak tanggungan, semakin besar).
- Masukkan dana darurat yang sudah terkumpul, jika ada.
- Lihat target, kekurangan, dan progres Anda seketika.
- Bagikan atau cetak hasilnya sebagai pengingat rencana menabung.
Cara menghitung
Dana darurat dihitung dari pengeluaran wajib bulanan dikali jumlah bulan yang ingin Anda amankan. Rumusnya sederhana:
Lihat rumus dan keterangan simbol
Target = pengeluaran bulanan × jumlah bulan- pengeluaran bulanan = total kebutuhan pokok dalam sebulan
- jumlah bulan = lama biaya hidup yang ingin diamankan (3 sampai 12)
Contoh perhitungan
Pengeluaran Rp5.000.000 per bulan dengan target 6 bulan berarti target dana darurat Rp30.000.000. Jika sudah terkumpul Rp15.000.000, berarti progres Anda 50% dan kekurangannya Rp15.000.000.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Artedy Tanto, S.E., adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator keuangan usaha seperti HPP, BEP, harga jual, dan ROI, serta kalkulator investasi seperti bunga majemuk, return investasi (CAGR), dan deposito.
Ia memastikan rumus dan istilah yang dipakai selaras dengan konsep akuntansi dan keuangan yang umum diterapkan.