Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator SBN Ritel: Imbal Hasil ORI, SR, ST

SBN ritel seperti ORI dan Sukuk Ritel membayar kupon tiap bulan yang dipotong pajak final 10%, lebih rendah dari pajak bunga deposito 20%. Untuk pokok Rp10 juta dengan kupon 6% per tahun, Anda menerima sekitar Rp45.000 per bulan setelah pajak, dan pokok kembali penuh saat jatuh tempo.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan nilai pokok SBN yang Anda beli.
  2. Isi tingkat kupon per tahun sesuai penerbitan.
  3. Pilih tenor dalam bulan.
  4. Lihat kupon bersih per bulan setelah pajak 10%.
  5. Bagikan atau cetak proyeksi imbal hasilnya.

Cara menghitung

Kupon SBN ritel dibayar tiap bulan sebesar kupon tahunan dibagi 12 dari pokok, lalu dipotong pajak final 10%. Pokok kembali penuh saat jatuh tempo:

Kupon bulanan bersih = (pokok × kupon ÷ 12) × (1 - 10%)
  • pokok = nilai pembelian SBN
  • kupon = tingkat kupon per tahun
  • 10% = pajak final atas kupon SBN (PP 91/2021)

Contoh perhitungan

Pokok Rp10.000.000 dengan kupon 6% per tahun menghasilkan kupon kotor Rp50.000 per bulan. Setelah pajak final 10%, kupon bersihnya Rp45.000 per bulan. Selama 12 bulan totalnya Rp540.000, dan saat jatuh tempo Anda menerima pokok Rp10.000.000 kembali.

Pertanyaan yang sering diajukan

SBN ritel adalah Surat Berharga Negara yang dijual kepada individu, seperti ORI (Obligasi Negara Ritel), SR (Sukuk Ritel), ST (Sukuk Tabungan), dan SBR (Savings Bond Ritel). Anda meminjamkan dana kepada negara dan menerima kupon berkala. Pokok dijamin negara sehingga risikonya sangat rendah.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.