Kalkulator Zakat Saham & Reksadana
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Muhammad Husein Hidayatullah, Lc.
Kalkulator ini menghitung zakat saham dan reksadana. Bila nilai investasi mencapai nisab (setara 85 gram emas) dan sudah dimiliki satu haul, zakatnya 2,5% dari nilai pasar. Contoh: portofolio Rp100 juta dengan harga emas Rp1 juta per gram (nisab Rp85 juta) wajib zakat 2,5%, yaitu Rp2,5 juta.
Cara menggunakan
- Masukkan nilai pasar portofolio saham/reksadana Anda.
- Isi harga emas per gram saat ini untuk menghitung nisab.
- Lihat apakah sudah mencapai nisab dan berapa zakatnya.
- Keluarkan zakat 2,5% bila sudah mencapai nisab dan satu haul.
Cara menghitung
Saham dan reksadana termasuk harta yang wajib dizakati seperti zakat maal. Syaratnya nilai mencapai nisab (setara 85 gram emas) dan telah dimiliki selama satu haul (satu tahun hijriah). Kadarnya 2,5% dari nilai pasar saat mengeluarkan zakat. Harga emas diisi pengguna karena berubah setiap hari.
Lihat rumus dan keterangan simbol
Nisab = 85 gram × harga emas per gram · Wajib bila nilai ≥ nisab · Zakat = nilai investasi × 2,5%- Nisab = batas minimal, setara 85 gram emas
- Haul = kepemilikan selama satu tahun
- 2,5% = kadar zakat harta (maal)
Contoh: portofolio Rp100 juta, emas Rp1 juta/gram
Nisab = 85 × 1 juta = Rp85 juta. Karena Rp100 juta melebihi nisab, zakat = 2,5% × 100 juta = Rp2,5 juta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
Zakat Saham dan Reksadana: Cara Hitung dan Nisabnya
Saham dan reksadana termasuk harta yang wajib dizakati seperti zakat maal. Bila nilai pasar investasi mencapai nisab, yaitu setara 85 gram emas, dan sudah dimiliki selama satu haul (satu tahun), zakatnya 2,5% dari nilai pasar saat mengeluarkan zakat. Contoh: portofolio Rp100 juta ketika harga emas Rp1 juta per gram (nisab Rp85 juta) wajib zakat 2,5%, yaitu Rp2,5 juta.
Apakah saham wajib dizakati?
Saham dan reksadana dipandang sebagai harta (maal) yang berkembang, sehingga termasuk objek zakat seperti tabungan, emas, dan aset investasi lainnya. Selama kepemilikannya halal dan memenuhi syarat, keuntungan maupun nilai pokoknya masuk hitungan zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggolongkan investasi saham dan reksadana sebagai bagian dari zakat maal. Yang dizakati adalah nilai pasar, bukan sekadar keuntungan, karena zakat maal dikenakan atas harta yang dimiliki, bukan atas laba semata.
Saham dan reksadana termasuk harta yang wajib dizakati bila memenuhi syarat nisab dan haul.
Syarat wajib: nisab dan haul
Ada dua syarat utama. Pertama, nilai investasi harus mencapai nisab, yaitu setara 85 gram emas. Kedua, harta itu sudah dimiliki selama satu haul, yaitu satu tahun hijriah penuh.
Nisab dalam rupiah mengikuti harga emas saat itu. Bila harga emas Rp1 juta per gram, maka nisabnya Rp85 juta. Bila total nilai saham dan reksadana Anda di bawah angka itu, belum ada kewajiban zakat atasnya.
| Komponen | Ketentuan |
|---|---|
| Nisab | Setara 85 gram emas |
| Haul | Dimiliki 1 tahun (hijriah) |
| Kadar | 2,5% dari nilai pasar |
| Dasar hitung | Nilai pasar saat zakat, bukan modal |
Zakat wajib bila nilai investasi mencapai nisab 85 gram emas dan sudah dimiliki satu haul.
Cara menghitung zakatnya
Setelah syarat terpenuhi, zakatnya sederhana: 2,5% dari nilai pasar investasi saat mengeluarkan zakat. Misalnya portofolio saham dan reksadana bernilai Rp200 juta, maka zakatnya 2,5% dikali Rp200 juta, yaitu Rp5 juta.
Gunakan nilai pasar terkini, yakni jumlah lembar saham atau unit reksadana dikali harga saat ini, bukan harga beli. Bila Anda punya beberapa produk, jumlahkan seluruh nilainya lebih dulu sebelum dibandingkan dengan nisab.
Zakat saham dan reksadana adalah 2,5% dari total nilai pasar saat haul tercapai.
Hal yang sering ditanyakan
Beberapa catatan praktis agar perhitungan zakat investasi Anda tepat.
- Gabungkan saham dan reksadana dengan harta lain yang sejenis (tabungan, emas) untuk menilai apakah total mencapai nisab.
- Zakat dihitung atas nilai pasar, sehingga naik turun saat pasar bergerak; kunci pada tanggal haul Anda.
- Untuk saham, sebagian ulama membedakan saham untuk trading (diperjualbelikan) dan investasi jangka panjang; keduanya tetap dizakati atas nilai pasar.
- Bila ragu soal produk syariah atau konvensional dan status haulnya, konsultasikan dengan BAZNAS atau ulama.
Kapan waktu membayarnya?
Zakat dikeluarkan saat haul tercapai, yaitu setahun sejak nilai harta mencapai nisab. Banyak orang memilih menyeragamkan waktu, misalnya setiap Ramadan, untuk memudahkan pencatatan, selama sudah melewati satu haul.
Membayar zakat tidak mengurangi keberkahan harta; justru membersihkannya. Salurkan melalui lembaga amil resmi seperti BAZNAS atau LAZ terpercaya agar penyalurannya tepat sasaran.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Muhammad Husein Hidayatullah, Lc., adalah alumnus Universitas Al-Ahgaff, Yaman, salah satu pusat studi keislaman bermazhab Syafii yang disegani di dunia Islam. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator zakat, fidyah, qurban, kalender Hijriah, dan keuangan syariah, serta memberi catatan tinjauan pada tiap kalkulator.
Fokusnya memastikan setiap perhitungan ibadah dan akad muamalah selaras dengan dalil serta kaidah fikih yang muktabar.
“Zakat yang berhubungan dengan ekonomi dan teknologi modern. Masukkan nilai portofolio dan harga emas terkini, lalu muncul status apakah sudah wajib zakat beserta besaran yang wajib dikeluarkan.”