Kalkulator Saham: Hitung Untung Rugi Setelah Fee & Pajak
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Artedy Tanto, S.E.
Keuntungan saham bukan sekadar selisih harga beli dan jual. Ada fee beli, fee jual, dan PPh final 0,1% dari nilai jual yang memangkas hasil. Beli di harga Rp1.000 dan jual Rp1.200 sebanyak 10 lot memberi keuntungan bersih sekitar Rp194 ribu atau return 19,4%. Isi transaksi Anda untuk hitung untung rugi bersihnya.
Cara menggunakan
- Masukkan harga beli saham per lembar.
- Isi harga jual per lembar.
- Tentukan jumlah lot yang Anda transaksikan.
- Kalkulator memperhitungkan fee beli, fee jual, dan pajak 0,1%.
- Lihat keuntungan atau kerugian bersih beserta return-nya.
Cara menghitung
Keuntungan bersih dihitung dari hasil jual setelah dipotong fee dan pajak, dikurangi modal beli termasuk fee. Fee broker default 0,15% beli dan 0,25% jual, plus PPh final 0,1% dari nilai jual:
Lihat rumus dan keterangan simbol
Untung = (Jual − fee jual − pajak) − (Beli + fee beli)- lot = 1 lot = 100 lembar
- fee beli = biaya broker saat membeli (umumnya 0,15%)
- fee jual = biaya broker saat menjual (umumnya 0,25%)
- pajak = PPh final 0,1% dari nilai jual
Contoh perhitungan
Beli 10 lot (1.000 lembar) di harga Rp1.000 berarti modal Rp1.000.000 plus fee Rp1.500. Jual di Rp1.200 menghasilkan Rp1.200.000 dikurangi fee Rp3.000 dan pajak Rp1.200, menjadi Rp1.195.800. Keuntungan bersihnya Rp194.300 atau return 19,4%.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Artedy Tanto, S.E., adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator keuangan usaha seperti HPP, BEP, harga jual, dan ROI, serta kalkulator investasi seperti bunga majemuk, return investasi (CAGR), dan deposito.
Ia memastikan rumus dan istilah yang dipakai selaras dengan konsep akuntansi dan keuangan yang umum diterapkan.