Kalkulator Anuitas Pensiun Bulanan
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Artedy Tanto, S.E.
Kalkulator ini memperkirakan pemasukan bulanan tetap yang bisa ditarik dari dana pensiun selama sejumlah tahun, sementara sisa dana tetap berbunga. Memakai rumus anuitas. Contoh: dana Rp1 miliar dengan imbal hasil 6% per tahun bisa memberi sekitar Rp7,16 juta per bulan selama 20 tahun sampai dana habis.
Cara menggunakan
- Masukkan dana pensiun yang sudah terkumpul.
- Isi perkiraan imbal hasil investasi per tahun selama pensiun.
- Tentukan berapa lama dana akan ditarik (tahun).
- Lihat perkiraan pemasukan bulanan yang bisa dinikmati.
Cara menghitung
Saat pensiun, dana yang terkumpul bisa ditarik berkala sambil sisanya tetap diinvestasikan. Besar penarikan bulanan tetap dihitung dengan rumus anuitas, sehingga dana pas habis di akhir periode. Imbal hasil diisi pengguna karena berbeda tiap instrumen.
Lihat rumus dan keterangan simbol
PMT = PV × i ÷ (1 - (1+i)^-n) · i = imbal hasil tahunan ÷ 12 · n = lama penarikan × 12- PV = dana pensiun awal (nilai sekarang)
- i = imbal hasil per bulan
- n = jumlah bulan penarikan
Contoh: dana Rp1 miliar, imbal hasil 6%, 20 tahun
Dengan i = 0,5% per bulan dan n = 240, pemasukan bulanan sekitar Rp7,16 juta hingga dana habis di tahun ke-20.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Artedy Tanto, S.E., adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator keuangan usaha seperti HPP, BEP, harga jual, dan ROI, serta kalkulator investasi seperti bunga majemuk, return investasi (CAGR), dan deposito.
Ia memastikan rumus dan istilah yang dipakai selaras dengan konsep akuntansi dan keuangan yang umum diterapkan.