Kalkulator Diskon: Hitung Harga Setelah Potongan
Harga setelah diskon dihitung dengan mengalikan harga awal dengan sisa persentase setelah potongan. Untuk barang Rp200.000 dengan diskon 20%, Anda membayar Rp160.000 dan hemat Rp40.000. Diskon bertingkat (misalnya 50% lalu 10%) dihitung berurutan, bukan dijumlah, sehingga totalnya 55%, bukan 60%.
Cara menggunakan
- Masukkan harga awal barang.
- Isi persentase diskon utama.
- Tambahkan diskon kedua bila promo bertingkat.
- Isi PPN bila harga belum termasuk pajak.
- Lihat harga akhir dan total hemat seketika.
Cara menghitung
Harga setelah diskon dihitung dengan mengalikan harga awal dengan sisa persentase. Diskon bertingkat dikalikan berurutan, lalu PPN (bila ada) ditambahkan di akhir:
Harga akhir = harga × (1 - d1) × (1 - d2) × (1 + PPN)- harga = harga awal sebelum diskon
- d1, d2 = diskon pertama dan kedua dalam bentuk desimal (20% = 0,2)
- PPN = pajak pertambahan nilai yang ditambahkan setelah diskon
Contoh perhitungan
Barang Rp200.000 dengan diskon 50% lalu tambahan 10%: Rp200.000 × 0,5 × 0,9 = Rp90.000. Anda hemat Rp110.000 atau setara diskon efektif 55%, bukan 60% seperti bila kedua diskon dijumlahkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.