Simulasi Reksadana: Proyeksi Investasi Rutin Bulanan
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Artedy Tanto, S.E.
Kalkulator reksa dana memproyeksikan nilai investasi dari modal awal dan setoran rutin yang berbunga majemuk, memakai imbal hasil bersih setelah dikurangi biaya pengelolaan. Untuk modal Rp10 juta plus Rp1 juta per bulan selama 10 tahun dengan imbal hasil bersih 8%, proyeksinya sekitar Rp205 juta dari total setoran Rp130 juta.
Cara menggunakan
- Masukkan modal awal (boleh 0).
- Isi setoran rutin per bulan.
- Isi perkiraan imbal hasil kotor per tahun.
- Pilih lama investasi dan biaya pengelolaan.
- Lihat proyeksi nilai akhir dan imbal hasilnya.
Cara menghitung
Reksa dana diproyeksikan dengan bunga majemuk atas modal awal dan setoran bulanan. Imbal hasil yang dipakai adalah imbal hasil bersih, yaitu return dikurangi biaya pengelolaan:
Lihat rumus dan keterangan simbol
Imbal hasil bersih = imbal hasil kotor - biaya pengelolaan- modal awal = dana yang diinvestasikan di awal
- setoran bulanan = investasi rutin tiap bulan
- biaya = expense ratio manajer investasi per tahun
Contoh perhitungan
Modal awal Rp10 juta plus setoran Rp1 juta per bulan, imbal hasil kotor 10% dikurangi biaya 2% menjadi 8% bersih, selama 10 tahun. Total setoran Rp130 juta berkembang menjadi sekitar Rp205 juta, dengan perkiraan imbal hasil sekitar Rp75 juta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksa dana
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Artedy Tanto, S.E., adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator keuangan usaha seperti HPP, BEP, harga jual, dan ROI, serta kalkulator investasi seperti bunga majemuk, return investasi (CAGR), dan deposito.
Ia memastikan rumus dan istilah yang dipakai selaras dengan konsep akuntansi dan keuangan yang umum diterapkan.
“Metodologinya jelas, mudah digunakan, dan sudah memperhitungkan expense ratio sehingga simulasinya lebih realistis. Visualisasi pertumbuhan dan edukasi risiko reksadana jadi nilai tambah; untuk jangka panjang sebaiknya faktor inflasi juga diperhitungkan.”