Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator Reksadana: Proyeksi Investasi Rutin

Kalkulator reksa dana memproyeksikan nilai investasi dari modal awal dan setoran rutin yang berbunga majemuk, memakai imbal hasil bersih setelah dikurangi biaya pengelolaan. Untuk modal Rp10 juta plus Rp1 juta per bulan selama 10 tahun dengan imbal hasil bersih 8%, proyeksinya sekitar Rp205 juta dari total setoran Rp130 juta.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan modal awal (boleh 0).
  2. Isi setoran rutin per bulan.
  3. Isi perkiraan imbal hasil kotor per tahun.
  4. Pilih lama investasi dan biaya pengelolaan.
  5. Lihat proyeksi nilai akhir dan imbal hasilnya.

Cara menghitung

Reksa dana diproyeksikan dengan bunga majemuk atas modal awal dan setoran bulanan. Imbal hasil yang dipakai adalah imbal hasil bersih, yaitu return dikurangi biaya pengelolaan:

Imbal hasil bersih = imbal hasil kotor - biaya pengelolaan
  • modal awal = dana yang diinvestasikan di awal
  • setoran bulanan = investasi rutin tiap bulan
  • biaya = expense ratio manajer investasi per tahun

Contoh perhitungan

Modal awal Rp10 juta plus setoran Rp1 juta per bulan, imbal hasil kotor 10% dikurangi biaya 2% menjadi 8% bersih, selama 10 tahun. Total setoran Rp130 juta berkembang menjadi sekitar Rp205 juta, dengan perkiraan imbal hasil sekitar Rp75 juta.

Pertanyaan yang sering diajukan

Expense ratio adalah biaya pengelolaan tahunan yang dipotong manajer investasi dari aset reksa dana, mencakup biaya manajemen dan operasional. Biaya ini menggerus imbal hasil Anda setiap tahun, jadi meskipun terlihat kecil, dalam jangka panjang dampaknya besar. Bandingkan expense ratio antar produk sebelum memilih.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.