Kalkulator Rasio Premi Ideal dari Penghasilan
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T., ditinjau oleh Artedy Tanto, S.E.
Kalkulator ini membandingkan total premi asuransi Anda dengan penghasilan. Acuan umum perencanaan keuangan menyarankan premi proteksi sekitar 5 sampai 10% dari penghasilan. Contoh: penghasilan Rp10 juta dengan premi Rp800 ribu menghasilkan rasio 8%, masih dalam rentang ideal.
Cara menggunakan
- Masukkan penghasilan Anda per bulan.
- Isi total premi asuransi proteksi (jiwa dan kesehatan) per bulan.
- Lihat rasio premi terhadap penghasilan dan statusnya.
- Bandingkan dengan rentang ideal 5 sampai 10%.
Cara menghitung
Rasio premi membantu menilai apakah pengeluaran asuransi seimbang. Dihitung dari premi dibagi penghasilan. Acuan umum perencana keuangan adalah 5 sampai 10% penghasilan untuk premi proteksi, di luar premi yang mengandung investasi atau tabungan.
Lihat rumus dan keterangan simbol
Rasio = premi ÷ penghasilan × 100 · Ideal = 5% sampai 10% dari penghasilan- 5% = batas bawah acuan premi proteksi
- 10% = batas atas acuan premi proteksi
- Rasio = porsi premi terhadap penghasilan
Contoh: penghasilan Rp10 juta, premi Rp800 ribu
Rasio = 800.000 ÷ 10.000.000 × 100 = 8%, berada di rentang ideal 5 sampai 10%.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), edukasi perencanaan keuangan dan asuransi
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Penulis & peninjau
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.
Ditinjau oleh

Artedy Tanto, S.E., adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan. Di KalkuPintar ia meninjau kalkulator keuangan usaha seperti HPP, BEP, harga jual, dan ROI, serta kalkulator investasi seperti bunga majemuk, return investasi (CAGR), dan deposito.
Ia memastikan rumus dan istilah yang dipakai selaras dengan konsep akuntansi dan keuangan yang umum diterapkan.