Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator Nilai Ekonomi Hidup: Human Life Value

Human Life Value (HLV) mengukur nilai kini dari seluruh penghasilan masa depan yang hilang bila pencari nafkah meninggal. Untuk penghasilan Rp120 juta per tahun selama 20 tahun sisa produktif dengan diskonto 5%, HLV-nya sekitar Rp1,5 miliar. Angka ini bisa jadi acuan besarnya uang pertanggungan asuransi jiwa.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan penghasilan bersih tahunan Anda.
  2. Isi perkiraan sisa masa produktif sampai pensiun.
  3. Isi tingkat diskonto (imbal hasil yang diasumsikan).
  4. Lihat nilai ekonomi hidup sebagai acuan uang pertanggungan.
  5. Bandingkan dengan metode kebutuhan biaya hidup.

Cara menghitung

Human Life Value menghitung nilai kini (present value) dari penghasilan masa depan. Karena uang masa depan bernilai lebih kecil hari ini, penghasilan tiap tahun didiskonto:

HLV = penghasilan tahunan × [1 - (1 + r)^-n] ÷ r
  • penghasilan tahunan = penghasilan bersih yang menopang keluarga
  • n = sisa tahun produktif
  • r = tingkat diskonto (imbal hasil bersih) per tahun

Contoh perhitungan

Penghasilan Rp120.000.000 per tahun selama 20 tahun dengan diskonto 5% menghasilkan faktor anuitas sekitar 12,46. Maka HLV-nya sekitar Rp120.000.000 × 12,46 = Rp1,5 miliar. Tanpa diskonto, totalnya Rp2,4 miliar, tetapi nilai kininya lebih kecil karena faktor waktu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Human Life Value menghitung dari sisi penghasilan yang hilang, yaitu nilai kini seluruh penghasilan masa depan. Metode kebutuhan (income replacement atau DIME) menghitung dari sisi pengeluaran keluarga, utang, dan pendidikan. Keduanya sah; banyak perencana memakai keduanya lalu mengambil angka yang lebih sesuai kondisi.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.