Kalkulator Token Listrik: Nominal ke kWh
Kalkulator ini memperkirakan berapa kWh yang didapat dari nominal pembelian token listrik prabayar. Nominal dikurangi biaya admin, dikurangi Pajak Penerangan Jalan (PPJ), lalu dibagi tarif per kWh. Contoh: token Rp100.000 dengan tarif Rp1.500, admin Rp3.000, PPJ 5% menghasilkan sekitar 61,6 kWh.
Cara menggunakan
- Masukkan nominal token yang dibeli.
- Isi tarif per kWh sesuai golongan (lihat struk lama).
- Isi biaya admin bank dan persentase PPJ daerah Anda.
- Lihat perkiraan kWh dan rinciannya di panel hasil.
Cara menghitung
Pada listrik prabayar, uang yang dibeli tidak seluruhnya jadi kWh. Nominal dipotong biaya admin bank dulu, lalu dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ), baru sisanya (disebut nilai stroom) dibagi tarif per kWh untuk memperoleh jumlah kWh.
Setelah admin = nominal − admin · Nilai stroom = setelah admin ÷ (1 + PPJ%) · kWh = nilai stroom ÷ tarif per kWh- Admin = biaya administrasi bank/aplikasi
- PPJ = pajak penerangan jalan (pajak daerah)
- Nilai stroom = nilai token bersih untuk dibelikan kWh
Contoh: token Rp100.000, tarif Rp1.500, admin Rp3.000, PPJ 5%
Setelah admin = 100.000 − 3.000 = 97.000. Nilai stroom = 97.000 ÷ 1,05 = 92.381. kWh = 92.381 ÷ 1.500 = 61,6 kWh.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Skema listrik prabayar (admin, PPJ, tarif per kWh); PPJ diatur pemerintah daerah
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.