Kalkulator Volume Cor Beton: Pelat, Kolom & Balok (m³)
Kalkulator ini menghitung volume cor beton dalam meter kubik. Pelat memakai panjang x lebar x tebal, kolom dan balok memakai sisi penampang b x h x panjang, lalu dikali jumlah elemen dan ditambah cadangan susut. Contoh: pelat lantai 6 x 3 m tebal 12 cm sama dengan 2,16 m3.
Cara menggunakan
- Pilih elemen: pelat, kolom, atau balok.
- Untuk pelat, isi panjang, lebar, dan tebal. Untuk kolom/balok, isi penampang (b, h) dan panjang.
- Masukkan jumlah elemen identik.
- Atur cadangan susut (umumnya 5 sampai 10%).
- Lihat volume per elemen dan volume total di panel hasil.
Cara menghitung
Volume cor beton adalah volume ruang yang diisi beton. Pelat lantai dihitung dari luas dikali tebal, sedangkan kolom dan balok dihitung dari luas penampang dikali panjang. Volume total dikali jumlah elemen lalu ditambah cadangan susut dan tumpahan.
Pelat: V = panjang × lebar × tebal · Kolom/Balok: V = b × h × panjang · Total = V × jumlah × (1 + cadangan)- V = volume satu elemen dalam meter kubik (m³)
- b × h = luas penampang kolom atau balok (m²)
- Cadangan = tambahan untuk susut beton, tumpahan, dan sisa
Contoh: pelat lantai 6 x 3 m tebal 12 cm
V = 6 × 3 × 0,12 = 2,16 m³. Untuk satu pelat dengan cadangan 5%, volume pesan = 2,16 × 1,05 = 2,27 m³. Bila memesan ready mix, bulatkan ke atas sesuai kelipatan minimum truk mixer.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Rumus volume geometri; komposisi campuran mengacu SNI mutu beton (dihitung terpisah)
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.