Kalkulator Volume Galian Tanah: Padat & Gembur (m³)
Kalkulator ini menghitung volume galian tanah dalam meter kubik. Mode blok memakai panjang x lebar x kedalaman, mode menerus (parit pondasi) memakai lebar parit x panjang parit x kedalaman. Hasilnya volume padat dan volume gembur (mengembang) untuk perkiraan angkutan. Contoh: galian 4 x 3 m sedalam 1,5 m sama dengan 18 m3 padat.
Cara menggunakan
- Pilih jenis galian: blok untuk area, menerus untuk parit pondasi.
- Isi dimensi: panjang dan lebar area, atau lebar dan panjang parit.
- Masukkan kedalaman galian.
- Atur faktor pengembangan sesuai jenis tanah.
- Lihat volume padat dan volume gembur di panel hasil.
Cara menghitung
Volume galian adalah luas dasar galian dikali kedalaman. Untuk area luas dipakai panjang kali lebar, untuk parit pondasi dipakai lebar parit kali panjang total parit. Tanah yang telah digali mengembang, sehingga volume gembur (untuk diangkut) lebih besar dari volume padat.
Blok: V = panjang × lebar × kedalaman · Menerus: V = lebar parit × panjang parit × kedalaman · Volume gembur = V × (1 + faktor pengembangan)- V = volume galian padat / bank dalam meter kubik (m³)
- Faktor pengembangan = persentase pengembangan tanah setelah digali (swell)
- Volume gembur = volume tanah lepas untuk perkiraan angkutan truk
Contoh: galian blok 4 x 3 m, dalam 1,5 m
V = 4 × 3 × 1,5 = 18 m³ (padat). Dengan faktor pengembangan 20%, volume gembur = 18 × 1,2 = 21,6 m³. Bila satu truk memuat 6 m³, dibutuhkan sekitar 4 rit untuk membuang tanah galian.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Rumus volume geometri; faktor pengembangan tanah mengikuti kondisi lapangan
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.