Lompat ke konten
KalkuPintar

Berapa Nilai UAS Minimal biar Lulus?

Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T.

Kalkulator ini menghitung nilai UAS minimal yang Anda butuhkan agar nilai akhir mencapai target (misalnya batas lulus). Rumusnya membalik perhitungan nilai akhir berbobot: dari target, bobot UAS, serta nilai dan bobot tugas dan UTS. Contoh: target 75 dengan tugas 20% (80), UTS 30% (70), dan UAS 50% memerlukan nilai UAS minimal 76.

Diperbarui

Cara menggunakan

  1. Masukkan target nilai akhir (mis. batas lulus).
  2. Isi bobot UAS sesuai aturan penilaian.
  3. Isi bobot dan nilai tugas serta UTS yang sudah diperoleh.
  4. Lihat nilai UAS minimal yang dibutuhkan di panel hasil.

Cara menghitung

Nilai akhir dihitung berbobot: setiap nilai dikali bobotnya, dijumlahkan, lalu dibagi total bobot. Untuk mencari nilai UAS minimal, rumus itu dibalik. Kontribusi tugas dan UTS yang sudah diketahui dikurangkan dari target, lalu sisanya dibagi bobot UAS.

Lihat rumus dan keterangan simbol
Nilai UAS = (target × total bobot − Σ(bobot × nilai diketahui)) ÷ bobot UAS
  • Target = nilai akhir yang ingin dicapai
  • Total bobot = bobot UAS ditambah bobot komponen lain
  • Nilai diketahui = nilai tugas dan UTS yang sudah ada

Contoh: target 75, tugas 20% (80), UTS 30% (70), UAS 50%

Total bobot = 100. Kontribusi diketahui = (20×80) + (30×70) = 3.700. Nilai UAS = (75×100 − 3.700) ÷ 50 = 3.800 ÷ 50 = 76.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kalikan target nilai akhir dengan total bobot, kurangi kontribusi tugas dan UTS yang sudah diketahui (bobot dikali nilai), lalu bagi bobot UAS. Contoh target 75 dengan tugas 20% nilai 80, UTS 30% nilai 70, dan UAS 50% memerlukan nilai UAS minimal 76.

Sumber & metodologi

Panduan terkait

Kalkulator terkait

Penulis

Ditulis oleh

Foto Cholilurrohman, S.T.
Cholilurrohman, S.T.

Pendiri & Editor KalkuPintar

LinkedIn

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.

Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.

Teknik sipil & estimasi bangunanPajak penghasilanKredit & KPRBPJSPerencanaan keuangan