Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator Biaya Cas Mobil Listrik (per km)

Kalkulator ini menghitung biaya mengecas mobil atau motor listrik. Biaya sekali cas penuh sama dengan kapasitas baterai dibagi efisiensi pengisian, dikali tarif listrik per kWh. Biaya per km diperoleh dengan membaginya dengan jarak tempuh. Contoh: baterai 40 kWh, tarif Rp2.500, jarak 300 km, efisiensi 90% menghasilkan biaya cas penuh sekitar Rp111.000 atau Rp370 per km.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan kapasitas baterai kendaraan (kWh).
  2. Isi tarif listrik per kWh sesuai lokasi cas (rumah atau SPKLU).
  3. Masukkan jarak tempuh per pengisian penuh.
  4. Lihat biaya sekali cas penuh dan biaya per km.

Cara menghitung

Biaya cas dihitung dari energi listrik yang benar-benar ditarik dari colokan, yaitu kapasitas baterai dibagi efisiensi pengisian karena sebagian energi hilang menjadi panas. Energi itu dikali tarif per kWh menghasilkan biaya cas penuh, lalu dibagi jarak tempuh untuk biaya per km. Tarif diisi pengguna.

Energi = kapasitas ÷ efisiensi · Biaya cas penuh = energi × tarif · Biaya per km = biaya cas penuh ÷ jarak tempuh
  • kWh = satuan energi baterai dan tagihan listrik
  • Efisiensi = bagian energi yang tersimpan, sisanya hilang jadi panas
  • Tarif = harga listrik per kWh, berbeda rumah dan SPKLU

Contoh: baterai 40 kWh, tarif Rp2.500, 300 km, efisiensi 90%

Energi = 40 ÷ 0,9 = 44,4 kWh. Biaya cas penuh = 44,4 × 2.500 = sekitar Rp111.000, atau Rp370 per km.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bergantung kapasitas baterai dan tarif listrik golongan Anda. Sebagai gambaran, baterai 40 kWh dengan tarif sekitar Rp1.700 sampai Rp2.500 per kWh menghabiskan sekitar Rp75.000 sampai Rp111.000 untuk cas penuh, sudah termasuk rugi pengisian. Mengecas di rumah umumnya lebih murah daripada di SPKLU umum.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami.

Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.