Kalkulator Kapasitas Tangki Air: Volume Toren & Bak dalam Liter
Kalkulator ini menghitung kapasitas tangki air dalam liter dari dimensinya. Untuk toren pilih silinder (diameter dan tinggi), untuk bak pilih balok (panjang, lebar, tinggi); 1 m3 sama dengan 1.000 liter. Contoh: toren diameter 1,1 m tinggi 1,2 m berisi sekitar 1.140 liter.
Cara menggunakan
- Pilih bentuk tangki: silinder untuk toren, balok untuk bak.
- Isi dimensi: diameter dan tinggi untuk silinder, atau panjang, lebar, tinggi untuk balok.
- Opsional: isi pemakaian air per hari untuk melihat ketahanan pasokan.
- Opsional: isi debit pengisian untuk estimasi waktu isi penuh.
- Lihat kapasitas dalam liter dan m³ di panel hasil.
Cara menghitung
Kapasitas tangki adalah volume ruang di dalamnya. Tangki silinder memakai rumus luas lingkaran dikali tinggi, tangki balok memakai panjang kali lebar kali tinggi. Satu meter kubik air setara 1.000 liter.
Silinder: V = π × (diameter ÷ 2)² × tinggi · Balok: V = panjang × lebar × tinggi · Liter = V (m³) × 1.000 · Ketahanan = Liter ÷ pemakaian harian · Waktu isi = Liter ÷ debit- V = volume dalam meter kubik (m³)
- π = konstanta lingkaran, kira-kira 3,14159
- Diameter ÷ 2 = jari-jari lingkaran alas silinder (m)
- 1 m³ = setara 1.000 liter air
Contoh: toren diameter 1,1 m tinggi 1,2 m
V = 3,14159 × (1,1 ÷ 2)² × 1,2 = 3,14159 × 0,3025 × 1,2 = 1,14 m³. Dalam liter = 1,14 × 1.000 = 1.140 liter. Dengan pemakaian 480 liter per hari, pasokan bertahan sekitar 2,4 hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Rumus volume geometri; acuan kebutuhan air domestik Kementerian PUPR
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.