Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator Umur Hijriah

Kalkulator ini menghitung umur dalam kalender Hijriah dari tanggal lahir Masehi. Karena satu tahun Hijriah sekitar 354 hari, umur Hijriah selalu lebih besar dari umur Masehi. Hasil menampilkan umur dalam tahun, bulan, dan hari Hijriah beserta tanggal lahir versi Hijriah.

Diperbarui

Cara menggunakan

  1. Masukkan tanggal lahir (Masehi).
  2. Atur tanggal acuan (default hari ini).
  3. Lihat umur dalam tahun, bulan, dan hari Hijriah.
  4. Lihat juga tanggal lahir dalam kalender Hijriah.

Cara menghitung

Tanggal lahir dan tanggal acuan diubah ke kalender Hijriah tabular, lalu selisihnya dihitung dalam tahun, bulan, dan hari Hijriah dengan meminjam memakai panjang bulan Hijriah.

Umur Hijriah = selisih (tanggal Masehi diubah ke Hijriah tabular) dalam tahun/bulan/hari
  • Tahun Hijriah = sekitar 354 hari, lebih pendek dari tahun Masehi
  • Haul = satu tahun Hijriah, acuan banyak ibadah

Contoh: lahir 1 Januari 2000

Lahir 1 Januari 2000 (24 Ramadan 1420 H), pada 1 Januari 2001 berumur 1 tahun 0 bulan 11 hari Hijriah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Karena satu tahun Hijriah sekitar 354 hari, lebih pendek 11 hari dari tahun Masehi yang 365 hari. Selisih ini menumpuk setiap tahun, sehingga umur dalam kalender Hijriah lebih besar. Perbedaannya sekitar 3 tahun setiap satu abad.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Penulis

Ditulis oleh

Foto Cholilurrohman, S.T.
Cholilurrohman, S.T.

Pendiri & Editor KalkuPintar

LinkedIn

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.

Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.

Teknik sipil & estimasi bangunanPajak penghasilanKredit & KPRBPJSPerencanaan keuangan