Panduan · Bangunan
Cara Menghitung Kebutuhan Genteng, Spandek, dan Baja Ringan
Kebutuhan atap dihitung dari luas bidang miring atap, bukan luas denah, karena atap yang miring selalu lebih luas daripada bangunan di bawahnya. Genteng tanah liat butuh sekitar 20 sampai 25 buah per meter persegi, genteng beton sekitar 11 buah, sedangkan spandek dihitung per lembar sesuai panjang. Tambahkan cadangan untuk potongan di sisi miring dan bubungan.
Hitung luas bidang atap, bukan luas denah
Atap yang miring selalu lebih luas daripada denah bangunan di bawahnya. Luas bidang atap diperoleh dengan membagi luas denah dengan kosinus sudut kemiringan, atau lebih praktis dengan mengalikannya dengan faktor kemiringan yang naik seiring curamnya atap.
Sebagai gambaran, atap dengan kemiringan 30 derajat memiliki luas bidang sekitar 1,15 kali luas denah. Jadi rumah dengan denah 60 meter persegi memiliki luas atap sekitar 69 meter persegi pada kemiringan itu. Tambahkan juga tritisan atau overstek yang menonjol keluar dinding.
Kebutuhan genteng per meter persegi
Jumlah genteng per meter persegi bergantung pada jenisnya. Genteng tanah liat model plentong membutuhkan sekitar 20 sampai 25 buah per meter persegi, sedangkan genteng beton atau keramik press yang berukuran besar hanya sekitar 11 buah per meter persegi.
Kalikan kebutuhan per meter persegi dengan luas bidang atap untuk mendapatkan jumlah total, lalu tambahkan cadangan sekitar 5 persen untuk genteng yang pecah dan potongan di tepi serta bubungan.
| Jenis atap | Satuan | Kebutuhan per m2 |
|---|---|---|
| Genteng tanah liat | buah | 20 sampai 25 |
| Genteng beton / keramik | buah | sekitar 11 |
| Spandek | lembar | sesuai panjang bidang |
Spandek dan rangka baja ringan
Atap spandek dijual per lembar dengan lebar efektif sekitar 0,75 sampai 1 meter. Jumlah lembar dihitung dari lebar bidang atap dibagi lebar efektif lembar, sedangkan panjang lembar disesuaikan dengan panjang miring atap agar tidak banyak sambungan.
Rangka baja ringan terdiri dari kanal utama (kuda-kuda) dan reng sebagai dudukan penutup. Kebutuhannya bergantung pada jarak antar kuda-kuda dan jenis penutup, sehingga paling aman dihitung dengan kalkulator atau mengikuti rekomendasi aplikator.
Jangan lupa kemiringan minimum
Tiap penutup atap punya kemiringan minimum agar air hujan mengalir dan tidak merembes. Genteng umumnya butuh kemiringan sekitar 30 sampai 40 derajat, sedangkan spandek dan atap metal bisa jauh lebih landai, sekitar 10 sampai 15 derajat.
Memilih penutup yang sesuai kemiringan atap penting agar tidak bocor. Bila atap terlalu landai untuk genteng, air bisa masuk lewat celah sambungan saat hujan deras disertai angin.
Hitung sendiri dengan kalkulator
Terapkan langsung dengan angka Anda memakai kalkulator berikut.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber
- Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk penutup atap
- Kementerian PUPR, pedoman konstruksi bangunan
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Penulis
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.