Arti Kode Ukuran Ban & Diameter Sebenarnya
Ditulis oleh Cholilurrohman, S.T.
Kalkulator ini menghitung dimensi ban dari kode ukurannya. Dari lebar telapak, rasio aspek, dan diameter velg, dihitung tinggi dinding, diameter total, keliling, dan jumlah putaran per km. Contoh: ban 205/55 R16 berdiameter sekitar 632 mm.
Cara menggunakan
- Baca kode ban di dinding ban, contoh 205/55 R16.
- Masukkan lebar telapak (angka pertama) dalam mm.
- Masukkan rasio aspek (angka kedua) dalam persen.
- Masukkan diameter velg (angka setelah R) dalam inci.
- Lihat diameter, keliling, dan putaran per km di panel hasil.
Cara menghitung
Kode ban memuat lebar telapak, rasio aspek, dan diameter velg. Tinggi dinding ban dihitung dari lebar dikali rasio aspek. Diameter total ban adalah diameter velg ditambah dua kali tinggi dinding, karena ada dinding di atas dan di bawah velg.
Lihat rumus dan keterangan simbol
Tinggi dinding = lebar × rasio ÷ 100 · Diameter = (velg × 25,4) + 2 × tinggi dinding · Keliling = π × diameter · Putaran per km = 1.000.000 ÷ keliling (mm)- Lebar = lebar telapak ban dalam milimeter
- Rasio aspek = tinggi dinding sebagai persen dari lebar
- Velg × 25,4 = diameter velg diubah dari inci ke milimeter
Contoh: ban 205/55 R16
Tinggi dinding = 205 × 55 ÷ 100 = 112,75 mm. Diameter = (16 × 25,4) + 2 × 112,75 = 406,4 + 225,5 = 631,9 mm (sekitar 24,9 inci). Keliling = π × 631,9 = 1.985 mm, atau sekitar 504 putaran per km.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
Kalkulator terkait
Penulis
Ditulis oleh

Cholilurrohman, S.T., adalah pendiri dan editor KalkuPintar. Sarjana Teknik Sipil ini menyusun dan memelihara setiap kalkulator agar memakai rumus serta tarif dari sumber resmi terbaru dan tetap mudah dipahami, dengan perhatian khusus pada kalkulator bangunan dan estimasi material.
Fokusnya pada akurasi angka, kejelasan penyajian, dan pembaruan berkala mengikuti perubahan peraturan.