Lompat ke konten
KalkuPintar

Kalkulator ROI & Payback Period Usaha

Kalkulator ini menghitung ROI (Return on Investment) dan payback period usaha. ROI adalah laba bersih setahun dibagi modal, sedangkan payback period adalah lama modal kembali. Contoh: modal Rp100 juta dengan laba bersih Rp5 juta per bulan menghasilkan ROI 60% per tahun dan balik modal dalam 20 bulan.

Diperbarui Ditinjau Cholilurrohman

Cara menggunakan

  1. Masukkan modal atau investasi awal usaha.
  2. Isi laba bersih rata-rata per bulan.
  3. Tentukan lama proyeksi (tahun) untuk melihat total laba.
  4. Lihat ROI per tahun dan lama balik modal.

Cara menghitung

ROI mengukur imbal hasil usaha terhadap modal, sedangkan payback period mengukur berapa lama modal kembali. Keduanya dipakai untuk menilai kelayakan usaha dan membandingkannya dengan instrumen investasi lain. Angka diisi pengguna.

ROI = laba bersih setahun ÷ modal × 100 · Payback period = modal ÷ laba bersih per bulan
  • ROI = return on investment per tahun (persen)
  • Payback = lama modal kembali (bulan)
  • Laba bersih = laba setelah semua biaya

Contoh: modal Rp100 juta, laba Rp5 juta/bulan

Laba setahun = Rp60 juta. ROI = 60 ÷ 100 × 100 = 60%. Payback = 100 ÷ 5 = 20 bulan.

Pertanyaan yang sering diajukan

ROI (Return on Investment) adalah persentase imbal hasil terhadap modal. Tidak ada angka baku, tetapi ROI usaha sebaiknya lebih tinggi dari imbal hasil investasi bebas risiko seperti deposito atau SBN, sebagai kompensasi risiko usaha. Makin tinggi ROI dan makin pendek payback, makin menarik usahanya.

Sumber & metodologi

Kalkulator terkait

Foto Cholilurrohman

Ditulis oleh

Cholilurrohman

Pendiri & Editor KalkuPintar

Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami.

Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.