Kalkulator Kebutuhan Lampu: Titik Lampu & Lux Ruangan
Kalkulator ini menghitung jumlah titik lampu yang dibutuhkan agar ruangan mencapai tingkat pencahayaan (lux) yang sesuai fungsinya. Dari luas ruangan, target lux, dan lumen per lampu, hasilnya jumlah lampu memakai metode lumen. Contoh: dapur 12 m2 dengan target 250 lux dan lampu 800 lumen butuh 8 titik lampu.
Cara menggunakan
- Isi luas ruangan dalam meter persegi.
- Pilih fungsi ruang atau isi target lux sesuai acuan SNI 6197.
- Masukkan lumen per lampu dari kemasan produk.
- Sesuaikan faktor ruang bila perlu (ruang terang berdinding putih lebih tinggi).
- Lihat jumlah titik lampu dan lux yang tercapai di panel hasil.
Cara menghitung
Metode lumen menghitung total cahaya yang dibutuhkan sebuah ruangan, lalu membaginya dengan keluaran satu lampu. Total lumen bergantung target lux, luas, serta faktor pemanfaatan dan pemeliharaan ruangan.
Total lumen = (Lux × Luas) ÷ (CU × LLF) · Jumlah lampu = pembulatan ke atas (Total lumen ÷ lumen per lampu)- Lux = target tingkat pencahayaan sesuai fungsi ruang (SNI 6197)
- CU × LLF = faktor pemanfaatan dikali pemeliharaan, ruang biasa ~0,5
- Lumen per lampu = keluaran cahaya satu lampu (lm), tertera di kemasan
Contoh: dapur 12 m² target 250 lux
Total lumen = (250 × 12) ÷ 0,5 = 6.000 lumen. Dengan lampu 800 lumen (LED 10 W), butuh 6.000 ÷ 800 = 7,5 dibulatkan menjadi 8 titik lampu, yang memberi sekitar 267 lux.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sumber & metodologi
- Target pencahayaan mengacu SNI 6197:2011 (konservasi energi sistem pencahayaan); metode lumen
- Metodologi umum: cara kami menghitung.
Kalkulator terkait
Ditulis oleh
CholilurrohmanPendiri & Editor KalkuPintar
Cholilurrohman adalah pendiri KalkuPintar. Ia menyusun dan meninjau setiap kalkulator agar memakai aturan resmi terbaru dan tetap mudah dipahami. Hanya seorang pemuda yang berprofesi pedagang, namun hobi coding.